The Hobbit by J.R.R. Tolkien
My rating: 3 of 5 stars
The Hobbit adalah novel fantasi ternama karangan J.R.R. Tolkien, dan menjadi pengawal dari trilogi The Lord of the Rings. Sesuai dengan judulnya, novel ini mengambil sosok seorang hobbit sebagai sentralnya. Hobbit adalah sejenis makhluk mirip manusia yang sangat kecil dan pendek. Bilbo Baggins adalah sang hobbit yang menjadi tokoh protagonis novel ini; seorang yang berusia paruh baya, dan menjalani kehidupan yang tenang, makmur, dan tidak mencolok. Segalanya berubah ketika seorang penyihir bernama Gandalf mendatanginya, dan mengajaknya (atau lebih tepat dikatakan memaksanya) menjalani petualangan bersama sekelompok kurcaci.
Secara garis besar, novel ini menceritakan mengenai petualangan Bilbo Baggins. Pada awal membacanya, pembaca mungkin akan mengira bahwa novel ini bertema pencarian harta karun. Hal itu tidak salah, tetapi mungkin juga tidak seratus persen benar. Di bagian akhir ceritanya, tema “mencari harta karun” itu akan berubah drastis menjadi tema yang sangat berbeda. Benang merah di sepanjang ceritanya adalah keberadaan Bilbo Baggins sebagai tokoh sentralnya. Jadi, ya, novel ini pada pokoknya menceritakan perjalanan si Bilbo. Mengenai apakah sebenarnya perjalanan itu (mencari harta karun, membunuh naga, atau apa), tidak terlalu penting. Yang penting bagi para pembaca adalah: bersiaplah untuk mengikuti perjalanan Bilbo Baggins yang penuh dengan kejutan dan hal-hal seru.
Versi Indonesia novel ini cukup layak dimiliki, karena memiliki perwajahan yang apik, dan juga penerjemahan yang enak diikuti. J.R.R. Tolkien adalah seorang penulis yang memiliki gaya bahasa yang khas dan kuat, yang sangat “Inggris”; oleh karena itu, menerjemahkan karyanya ke bahasa lain tidak terlalu mudah. Tetapi penerjemah versi Indonesia novel ini cukup berhasil menjalankan tugasnya. Secara keseluruhan, gaya bahasa versi Indonesia ini enak diikuti karena cukup terasa “Indonesia”, tetapi sekaligus juga tidak merusak makna aslinya yang dalam bahasa Inggris.